TABLOIDMATAHATI.COM, SINGOSARI– Dua guru SMK Muhammadiyah 3 Singosari (SMK Mugas) mengikuti Training Of Facilitator (TOF) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) secara blended system (daring pada 22–23 Juni 2026 dan luring pada 6–7 Juli 2026 di Surabaya). Dijelaskan Waka Humas SMK Mugas, Mochammad Sholeh, S.S, dua guru sebagai wakil SMK Mugas atas nama nama Wahab Rudolf Yohana, S.Pd, dan M. Iffan Ali, S.Pd.
Delegasi SMK Mugas bergabung dengan peserta ToF SPAB dari sekolah lain yang berasal dari 38 kabupaten/kota se Jatim. Tujuan kegiatan ini untuk membekali tenaga pendidik dengan lima kompetensi utama—mulai dari manajemen bencana hingga pembuatan jalur evakuasi.
Melalui program ini, kata Sholeh, delegasi SMK Mugas berharap dapat melakukan mitigasi bencana terinternalisasi sebagai budaya siaga dan kebutuhan dasar di setiap kelas, bukan sekadar formalitas administratif demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang tangguh. mampu menciptakan ekosistem sekolah yang tanggap terhadap ancaman bencana.
Adapun materi yang disampaikan, entingnya penerapan spab di sekolah, standar fasilitas sekolah aman dari bencana, manajemen bencana di sekolah, penguatan edukasi kebencanaan, dan pemahaman jalur evakuasi dan titik kumpul sementara. (humas smk mugas/don)